Jakarta – Laporan Hasil Kelayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjadi tolak ukur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) INITOGEL memantau pergerakan kekayaan pejabat di instansi pemerintahan.
Jika fakta di lapangan tidak sesuai yang dilaporkan, maka hal itu patut menjadi kecurigaan sebagai sesuatu yang tidak wajar.
Salah satunya Wali Kota Prabumulih Arlan yang belakangan viral karena sengkarut dengan kepala sekolah tempat anaknya belajar, SMPN 1 Prabumulih.
Dalam LHKPN, Arlan hanya mencantumkan kendaraan jenis berat untuk kegiatan usaha atau proyek.
“1 unit mobil Mitsubishi Colt Diesel FE74HDV (4×2) M/T, 4 unit mobil Hino FM8JW1A-EGJ, 1 unit mobil Hino FM8J61D-EGJ Tronton (6×4), 2 unit mobil Mitsubishi Triton (tipe 2.4L DC Exceed dan 2.4L DC GLS),” tulis Arlan dalam LHKPN yang dilaporkan pada Agustus 2024.
Mobil-mobil itu berkebalikan dengan kendaraan yang diduga di bawa oleh sang anak ke sekolah. Tidak ada mobil harian atau untuk kendaraan penumpang, seperti sedan, SUV, atau MPV.
Merespons hal itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengaku temuan tersebut akan disoroti. Dia memastikan, pihaknya akan mencari tahu apakah laporan disampaikan sesuai fakta atau justru ada yang sengaja disembunyikan.
“Apakah yang disampaikan sudah sesuai, benar, lengkap, atau belum? Nah itu yang nanti akan dicek dari pelaporan LHKPN yang bersangkutan,” ujar Budi seperti dikutip Kamis (18/9/2025).
Budi menegaskan, LHKPN bukan sebatas tepat waktu melapor. Melainkan juga harus sesuai atau wajib jujur sebagai penyelenggara negara.
“Karena kalau kita bicara soal kepatuhan LHKPN, tentu tidak hanya patuh soal waktu pelaporan, tetapi juga patuh terkait dengan isinya,” dia menandasi.
LHKPN Wali Kota Prabumulih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebagai informasi, total harta kekayaan Arlan yang dilaporkan 13 Agustus 2024 sebesar Rp17.002.737.046.
Harta terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp5.871.750.000. Rinciannya, 5 tanah dan bangunan, juga 13 bidang tanah di Prabumulih dan Ogan Ilir.
Kemudian, untuk alat transportasi dan mesin nilainya mencapai Rp4.921.000.000. Terdiri dari 8 mobil dan 3 motor, serta 1 bulldozer.
Selanjutnya, harga bergerak lainnya senilai Rp202.000.000, serta kas dan setara kas Rp8.007.987.046.
Arlan tercatat memiliki utang sebesar Rp2.000.000.000
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan tangis haru siswa SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, saat melepas Kepala Sekolah mereka, Roni Ardiansyah, viral di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @lets.talkdenjoy.
Dalam rekaman, Roni terlihat tak kuasa menahan air mata ketika disalami satu per satu oleh siswanya. Narasi yang beredar menyebut Roni dimutasi lantaran menegur seorang murid yang merupakan anak pejabat karena membawa mobil ke lingkungan sekolah.
Viral Kepala Sekolah di Prabumulih Dicopot Karena Tegur Anak Pejabat Bawa Mobil ke Sekolah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5351475/original/083023600_1758072217-Untitled.jpg)
Wali Kota Prabumulih H Arlan saat memberikan klarifikasi kisruh pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah usai menegur anak pejabat bawa mobil ke sekolah.
Roni menegaskan, video itu direkam spontan oleh salah seorang guru tanpa ada rekayasa. Ia menduga para siswa berlari menemuinya karena sudah mendengar isu dirinya akan dipindahkan.
“Kalau lihat video yang beredar itu tidak ada yang mengkondisikan, mereka lari menyerbu aku. Itu bukan perpisahan resmi, mungkin mereka sudah mendengar isu (bakal dicopot). Video dibuat spontanitas saja oleh guru saya,” kata Roni saat dihubungi, Selasa 16 September 2025.
Menurut Roni, mutasi yang dialaminya terjadi karena kebijakan yang ia ambil, meski ia enggan merinci kebijakan tersebut.
“Intinya saya sudah sertijab, saya ikhlas, karena memang penyebabnya saya buat kebijakan. Saya sangat menghormati keputusan pimpinan,” terang Roni.
Roni menjabat sebagai kepala sekolah sejak Agustus 2023. Sebelumnya, ia pernah memimpin SMPN 7 Prabumulih selama sembilan tahun dan bahkan sempat dikirim ke Tiongkok sebagai bagian dari program pendidikan.
Meski dikenal sebagai pengajar berprestasi, Roni menerima penugasan baru sebagai guru biasa.
“Saya baik-baik saja, saya ikhlas,” ucapnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Prabumulih, Darmadi, menyebut mutasi Roni merupakan bagian dari penyegaran organisasi.
“Mutasi itu soal biasa, bukan hal yang istimewa. Itu merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan publik. Hal serupa juga akan terjadi di sekolah lainnya,” kata Darmadi.
Ia menambahkan, Roni dikabarkan akan ditempatkan di SMP Negeri 13 Prabumulih sebagai guru.
“Sementara sebagai guru biasa dan masih menunggu SK terbit, kemungkinan ke SMPN 13,” pungkas Darmadi.
Sumber : Bisnispasti.id