Delapantoto – Industri gaming di Indonesia terus berkembang pesat memasuki tahun 2026. Harga perangkat memang semakin variatif, tetapi bukan berarti Anda harus mengeluarkan biaya besar untuk menikmati pengalaman bermain yang maksimal. Dengan strategi yang tepat, Anda bisa membangun setup gaming hemat yang tetap responsif, nyaman, dan kompetitif untuk berbagai jenis game.
Artikel ini akan membahas panduan lengkap build gear gaming untuk pemula dengan budget terjangkau, tanpa mengorbankan performa dan kualitas.
Mengapa Setup Gaming Hemat Tetap Relevan di 2026?
Banyak gamer pemula berpikir bahwa perangkat mahal selalu berarti performa terbaik. Faktanya, perkembangan teknologi membuat banyak produk entry-level kini memiliki spesifikasi yang sangat mumpuni. Brand-brand besar seperti Logitech, Razer, dan Fantech kini menghadirkan lini produk terjangkau dengan fitur yang dulu hanya tersedia di kelas premium.
Selain itu, kebutuhan gaming setiap orang berbeda. Tidak semua pemain membutuhkan refresh rate ekstrem atau sensor kelas turnamen. Jika Anda bermain game populer seperti Mobile Legends, Valorant, EA Sports FC, atau GTA V, setup hemat sudah lebih dari cukup.
1. PC atau Laptop Gaming: Pilih Sesuai Kebutuhan
Opsi PC Rakitan Budget
Untuk pemula, PC rakitan masih menjadi pilihan paling fleksibel. Dengan budget sekitar 6–8 juta rupiah, Anda sudah bisa mendapatkan spesifikasi seperti:
-
Prosesor Ryzen 5 atau Intel Core i5 generasi lama
-
RAM 16GB
-
SSD 512GB
-
GPU entry-level seperti RTX 3050 atau RX 6600
Spesifikasi ini sudah mampu menjalankan game kompetitif di 1080p dengan setting medium hingga high.
Alternatif Laptop Gaming
Jika mobilitas menjadi prioritas, laptop gaming entry-level juga layak dipertimbangkan. Beberapa model dari ASUS TUF atau Acer Nitro sudah menawarkan GPU dedicated dengan harga terjangkau. Pastikan memilih laptop dengan sistem pendingin yang baik agar performa tetap stabil saat bermain lama.
Tips penting: Prioritaskan SSD dibanding HDD, karena loading game jauh lebih cepat dan sistem terasa responsif.
2. Monitor Gaming: Tidak Harus 240Hz
Banyak gamer tergoda membeli monitor 240Hz, padahal untuk pemula 144Hz sudah sangat ideal. Monitor 24 inci Full HD dengan refresh rate 144Hz kini tersedia dengan harga cukup ramah di kantong.
Keuntungan 144Hz:
-
Gerakan lebih halus
-
Respons visual lebih cepat
-
Cocok untuk game FPS seperti Valorant dan CS2
Jika budget sangat terbatas, monitor 75Hz pun masih layak untuk game kasual. Namun, untuk pengalaman kompetitif, 144Hz adalah titik terbaik antara harga dan performa.
3. Keyboard Gaming: Mechanical vs Membrane
Keyboard adalah salah satu komponen penting dalam setup gaming.
Keyboard Mechanical Budget
Keyboard mechanical kini sudah banyak tersedia di kisaran harga 300–600 ribu rupiah. Keunggulannya:
-
Respons tombol lebih cepat
-
Lebih tahan lama
-
Sensasi klik lebih presisi
Switch seperti Outemu atau Gateron cukup untuk pemula.
Keyboard Membrane
Jika budget sangat terbatas, keyboard membrane tetap bisa digunakan. Namun, untuk game kompetitif, mechanical tetap lebih direkomendasikan karena durabilitas dan feedback-nya.
4. Mouse Gaming: Sensor Lebih Penting dari RGB
Mouse adalah perangkat paling krusial untuk game FPS. Jangan hanya tergiur desain RGB.
Hal yang perlu diperhatikan:
-
Sensor minimal setara Pixart 3325 atau lebih tinggi
-
DPI stabil
-
Berat ringan (sekitar 60–80 gram)
-
Polling rate 1000Hz
Mouse gaming dengan harga 200–400 ribu rupiah kini sudah memiliki performa yang sangat kompetitif. Fokus pada akurasi dan kenyamanan genggaman.
5. Headset Gaming: Audio Jernih dan Mic Jelas
Audio yang baik membantu Anda mendengar langkah kaki musuh lebih akurat. Headset gaming budget kini sudah mendukung surround virtual dan mic noise reduction.
Tips memilih headset:
-
Driver minimal 40mm
-
Bantalan nyaman untuk pemakaian lama
-
Mic fleksibel dan jernih
-
Kabel cukup panjang atau opsi wireless low latency
Untuk pemula, headset kabel masih lebih stabil dibanding wireless murah.
6. Meja dan Kursi: Kenyamanan Jangka Panjang
Banyak gamer pemula mengabaikan faktor ergonomi. Padahal, posisi duduk yang salah bisa menyebabkan nyeri punggung dan leher.
Anda tidak perlu kursi gaming mahal. Kursi kantor ergonomis dengan sandaran punggung yang baik sudah cukup. Pastikan:
-
Tinggi meja sejajar dengan siku
-
Monitor sejajar dengan pandangan mata
-
Punggung mendapatkan support yang baik
Investasi pada kenyamanan akan membuat sesi bermain lebih sehat dan produktif.
7. Internet Stabil: Faktor Penentu Ranked
Setup gaming hemat tidak akan optimal tanpa koneksi internet stabil. Untuk game online kompetitif, pastikan:
-
Kecepatan minimal 20 Mbps
-
Ping rendah dan stabil
-
Gunakan kabel LAN jika memungkinkan
WiFi tetap bisa digunakan, tetapi koneksi kabel lebih konsisten untuk gaming serius.
Estimasi Budget Setup Gaming Hemat 2026
Berikut gambaran estimasi total biaya:
-
PC Rakitan Budget: 7.000.000
-
Monitor 144Hz: 1.500.000
-
Keyboard Mechanical: 400.000
-
Mouse Gaming: 300.000
-
Headset Gaming: 400.000
-
Meja dan Kursi Sederhana: 1.500.000
Total estimasi sekitar 11–12 juta rupiah untuk setup lengkap. Angka ini bisa ditekan dengan memilih promo atau membeli beberapa komponen second berkualitas.
Tips Hemat Tambahan untuk Pemula
-
Manfaatkan promo marketplace saat campaign besar.
-
Pertimbangkan produk lokal berkualitas yang lebih murah.
-
Jangan terburu-buru upgrade jika performa masih memadai.
-
Prioritaskan komponen utama: PC, monitor, mouse.
-
Hindari membeli hanya karena tren RGB atau desain.
Kesimpulan
Setup gaming hemat 2026 bukan sekadar pilihan murah, tetapi strategi cerdas untuk memaksimalkan pengalaman bermain tanpa membebani finansial. Dengan pemilihan komponen yang tepat, pemula bisa mendapatkan performa stabil untuk game kompetitif maupun kasual.
Kunci utamanya adalah memahami kebutuhan pribadi dan fokus pada performa, bukan gengsi. Teknologi semakin terjangkau, dan peluang membangun setup gaming ideal kini terbuka lebih luas bagi semua kalangan.
Bagi Anda yang baru memulai perjalanan di dunia gaming, build gear lengkap dengan budget hemat tetap bisa memberikan pengalaman bermain yang seru, responsif, dan kompetitif. Yang terpenting bukan seberapa mahal perangkat Anda, melainkan bagaimana Anda memaksimalkannya.